'ENTER TEXT HERE'
WILAYAH KERJA: PROVINSI JAWA BARAT, DKI JAKARTA, BANTEN, DAN LAMPUNG

Takhayul Seputar Kehamilan dan Kelahiran dalam Pandangan Orang Labuan Bajo: Tinjauan Antropologi Sastra

Oleh Uniawati

Abstrak
Penelitian ini dilandasi oleh pemikiran bahwa takhayul merupakan salah satu bentuk tradisi lisan yang sulit dipisahkan dari kehidupan masyarakat, baik masyarakat tradisional maupun modern. Salah satu kelompok masyarakat yang hingga kini masih kuat terpengaruh dengan pola pemikiran lama adalah kelompok masyarakat Labuan Bajo. Masyarakat Labuan Bajo adalah salah satu kelompok masyarakat tradisional yang di dalamnya subur dengan kepercayaan yang bersifat takhayul. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua permasalahan, yaitu mengungkapkan bentuk dan isi takhayul yang terdapat di lingkungan masyarakat Labuan Bajo, serta mendeskripsikan aspek-aspek budaya masyarakat tersebut berdasarkan takhayul yang terdapat di lingkungan mereka. Untuk menjawab kedua permasalah tersebut, digunakan pendekatan Antropologi Sastra. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh secara lisan di lapangan berupa ungkapan tentang kepercayaan terhadap sesuatu yang bersifat takhayul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang Labuan Bajo pada dasarnya masih mengakui keberadaan takhayul hingga sekarang, namun tingkat kepercayaannya sudah berkurang dibandingkan dengan kepercayaan yang dimiliki oleh para pendahulunya. Para pendahulu (nenek moyang) orang Labuan Bajo memandang takhayul sebagai suatu bentuk kepercayaan yang akan menimbulkan bahaya atau bencana apabila dilanggar, sedangkan orang Labuan Bajo sekarang sebagian besar memandang takhayul sebagai sarana menyampaikan pendidikan akhlak, etika, dan budi pekerti dalam lingkungannya agar masyarakat hidup lebih beradab dan berbudaya. Untuk itu, beberapa takhayul masih dipelihara dalam komunitas masyarakat tersebut.

Kata kunci: tradisi lisan, takhayul, antropologi sastra.

Abstract
This research was based on the fact that superstitions are a kind of oral tradition that is inherent in the social life of a society, either in modern or traditional ones. The aims of the research are, firstly, to reveal forms and contents of superstitions that live among Labuan Bajo people and secondly, to describe cultural aspects of the people based on their superstitions. The author approaches the problems by using literary anthropology. The result shows that superstitions still exist among Labuan Bajo people but in a lower degree. Contrary to their ancestors who thought of superstitions as harmful if they were broken, today the Labuan Bajo people consider superstitions as a means to convey messages of morals and ethics to the young. Therefore, they tend to maintain some superstitions stories in the society.

Keywords: oral traditions, superstitions, literary anthropology.

Diterbitkan dalam Patanjala Vol. 4, No 1, Maret 2012
Share this article :

Label

1990 (11) 1991 (2) 1992 (19) 1993 (35) 1994 (1) 1995 (27) 1996 (11) 1997 (35) 1998 (25) 1999 (28) 2000 (20) 2001 (20) 2002 (12) 2003 (12) 2004 (7) 2005 (20) 2006 (1) 2007 (36) 2008 (17) 2009 (33) 2010 (37) 2011 (46) 2012 (37) 2013 (8) 2014 (21) 2015 (10) 2016 (12) aam masduki (12) ade MK (2) adeng (12) Agenda (24) agus heryana (13) Ani Rostiati (8) arsitektur tradisional (2) Artikel (78) bahasa (6) banceuy (1) bandar lampung (2) Banten (13) Bartoven Vivit Nurdin (1) Berita (136) Bimbingan (7) Bogor (1) budaya (194) Buddhiracana (15) Bunga Rampai (1) ciamis (6) Cianjur (3) cimahi (1) cirebon (11) dialog (9) Dibyo Harsono (6) DKI Jakarta (4) download (3) ekonomi (11) Endang Nurhuda (4) endang supriatna (7) enden irma (10) euis thresnawaty (8) Festival Kesenian Tradisional (2) folklore (4) Galery (6) Garut (10) gembyung (1) geografi sejarah (9) gua sunyaragi (1) halwi dahlan (6) hermana (9) herry wiryono (12) heru erwantoro (12) iim imadudin (9) Indramayu (5) Info (9) irvan setiawan (5) iwan nurdaya (1) Iwan Roswandi (6) jawa barat (33) Jurnal Penelitian (186) Kabupaten Bandung (4) kampung (1) kampung kuta (1) kampung mahmud (2) kampung naga (1) Karawang (3) kekerabatan dan organisasi sosial (10) keraton kacerbonan (1) keraton kanoman (1) keraton kasepuhan (1) kesenian (18) komunitas adat (6) Kuningan (1) Lampung (5) Lampung Utara (1) lasmiyati (12) lawatan budaya (4) lawatan sejarah (3) lebak (7) lina herlinawati (11) lomba penulisan (1) Majalengka (5) mapag sri (1) mitos (1) moh ali fadhillah (1) mumuh (1) museum (1) nandang rusnandar (14) naskah kuno (6) nina merlina (7) pakaian (3) Patanjala (97) Pembekalan Teknis Penelitian (1) Pembekalan Teknis Perekaman (2) Penayangan Film dan Diskusi Kebudayaan (10) pengetahuan (4) pengobatan (4) pengrajin (3) perikanan (2) perilaku manusia (1) peristiwa sejarah (11) permainan (3) Perpustakaan (332) peta budaya jawa barat (1) Purwakarta (2) religi (11) Resensi Buku (1) ria andayani (13) ria intani (10) Risa Nopianti (1) rosyadi (9) sejarah (75) sektor informal (5) Seminar Hasil Penelitian (2) Seminar Sejarah (1) Seminat Hasil Penelitian (1) seni pertunjukan (5) Serang (2) subang (7) Sukabumi (5) sumedang (5) Suwardi Alamsyah P (14) Tangerang (1) Tasikmalaya (7) teknologi (4) Tinjauan Buku (2) Tjetjep Romana (8) tokoh sejarah (1) toto sucipto (12) tradisi lisan (6) upacara tradisional (8) Video (3) WBTB (1) Yanti Nisfiyanti (9) yudi putu satriadi (12) Yuzar Purnama (13)
 

BPNB Jawa Barat - Copyright  © 2012 All Rights Reserved | Design by OS Templates Converted and modified into Blogger Template by BTDesigner | Back to TOP