'ENTER TEXT HERE'
WILAYAH KERJA: PROVINSI JAWA BARAT, DKI JAKARTA, BANTEN, DAN LAMPUNG

Ronggeng Gunung Diklaim Dua Kabupaten

Seni tari rong geng gunung merupakan seni tari buhun yang saat ini diklaim dua daerah, yakni Ka bupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran. Kondisi tersebut membuat Pj Bupati Pan gan dar an Endjang Naffandy angkat bicara.

Endjang mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pangandar an tetap bersikukuh akan me ngambil alih hak paten kesenian ronggeng gunung sebagai kebudayaan tari asal Kabupaten Pangandaran. “Kesenian rong geng gunung me rupakan asli ciri khas Kabupaten Pangandaran, karena fak ta dan sejarahnya jelas,” kata Endjang.

Masih dikatakan Endjang, Kabupaten Ciamis rupanya memiliki ego bahwa kesenian ronggeng gunung merupakan kesenian asal Kabupaten Cia mis, tetapi kalau melihat sejarah yang ada, kesenian ini lahir di daerah pakidulan yang saat ini menjadi Kabupaten Pangandaran.

“Untuk itu kami akan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar memfasilitasi menyelesaikan masalah saling klaim ini me lakukan kajian sejarah asal usul ronggeng gunung,” tambah Endjang.

Sementara salah satu budayawan asal Kabupaten Ciamis yang meminta nama dan identitasnya dirahasiakan meng atakan, Pemerintah Kabupaten Ciamis tidak akan melepas begitu saja hak paten kesenian ronggeng gunung.

“Kabupaten Ciamis tidak akan melepaskan begitu saja terkait kesenian ronggeng gunung, karena berpatokan bahwa rongeng gunung adalah bagian dari sejarah perjalanan Kerajaan Galuh yang dulunya berpusat di daerah Kabupaten Ciamis.

Sementara Kepala Bidang Ke budayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran Erik Krisnayudha mengatakan, pihaknya akan segera berkoordi nasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) agar mengkaji kembali asal mula seni ronggeng gunung.

“Ketika wilayah Pangandaran belum menjadi daerah otonomi baru (DOB), tidak salah apabila ronggeng gunung disebut sebagai seni budaya Kabupaten Ciamis. Tetapi, ketika Pangandaran sudah berpisah dari Ciamis, otomatis kondisi itu pun berubah,” kata Erik. (Syamsul ma’arif)

Share this article :

Label

1990 (11) 1991 (2) 1992 (19) 1993 (35) 1994 (1) 1995 (27) 1996 (11) 1997 (35) 1998 (25) 1999 (28) 2000 (20) 2001 (20) 2002 (12) 2003 (12) 2004 (7) 2005 (20) 2006 (1) 2007 (36) 2008 (17) 2009 (33) 2010 (37) 2011 (46) 2012 (37) 2013 (8) 2014 (21) 2015 (10) 2016 (12) aam masduki (12) ade MK (2) adeng (12) Agenda (24) agus heryana (13) Ani Rostiati (8) arsitektur tradisional (2) Artikel (78) bahasa (6) banceuy (1) bandar lampung (2) Banten (13) Bartoven Vivit Nurdin (1) Berita (136) Bimbingan (7) Bogor (1) budaya (194) Buddhiracana (15) Bunga Rampai (1) ciamis (6) Cianjur (3) cimahi (1) cirebon (11) dialog (9) Dibyo Harsono (6) DKI Jakarta (4) download (3) ekonomi (11) Endang Nurhuda (4) endang supriatna (7) enden irma (10) euis thresnawaty (8) Festival Kesenian Tradisional (2) folklore (4) Galery (6) Garut (10) gembyung (1) geografi sejarah (9) gua sunyaragi (1) halwi dahlan (6) hermana (9) herry wiryono (12) heru erwantoro (12) iim imadudin (9) Indramayu (5) Info (9) irvan setiawan (5) iwan nurdaya (1) Iwan Roswandi (6) jawa barat (33) Jurnal Penelitian (186) Kabupaten Bandung (4) kampung (1) kampung kuta (1) kampung mahmud (2) kampung naga (1) Karawang (3) kekerabatan dan organisasi sosial (10) keraton kacerbonan (1) keraton kanoman (1) keraton kasepuhan (1) kesenian (18) komunitas adat (6) Kuningan (1) Lampung (5) Lampung Utara (1) lasmiyati (12) lawatan budaya (4) lawatan sejarah (3) lebak (7) lina herlinawati (11) lomba penulisan (1) Majalengka (5) mapag sri (1) mitos (1) moh ali fadhillah (1) mumuh (1) museum (1) nandang rusnandar (14) naskah kuno (6) nina merlina (7) pakaian (3) Patanjala (97) Pembekalan Teknis Penelitian (1) Pembekalan Teknis Perekaman (2) Penayangan Film dan Diskusi Kebudayaan (10) pengetahuan (4) pengobatan (4) pengrajin (3) perikanan (2) perilaku manusia (1) peristiwa sejarah (11) permainan (3) Perpustakaan (332) peta budaya jawa barat (1) Purwakarta (2) religi (11) Resensi Buku (1) ria andayani (13) ria intani (10) Risa Nopianti (1) rosyadi (9) sejarah (75) sektor informal (5) Seminar Hasil Penelitian (2) Seminar Sejarah (1) Seminat Hasil Penelitian (1) seni pertunjukan (5) Serang (2) subang (7) Sukabumi (5) sumedang (5) Suwardi Alamsyah P (14) Tangerang (1) Tasikmalaya (7) teknologi (4) Tinjauan Buku (2) Tjetjep Romana (8) tokoh sejarah (1) toto sucipto (12) tradisi lisan (6) upacara tradisional (8) Video (3) WBTB (1) Yanti Nisfiyanti (9) yudi putu satriadi (12) Yuzar Purnama (13)
 

BPNB Jawa Barat - Copyright  © 2012 All Rights Reserved | Design by OS Templates Converted and modified into Blogger Template by BTDesigner | Back to TOP