'ENTER TEXT HERE'
WILAYAH KERJA: PROVINSI JAWA BARAT, DKI JAKARTA, BANTEN, DAN LAMPUNG

Pemkab Ciamis Sudah Daftarkan Ronggeng Gunung ke HAKI dan UNESCO

Ciamis, Jabar - Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Parawisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Ciamis, Drs. Agus Yani, menegaskan, meski Pemkab Pangandaran mengacu kepada sejarah kerajaan Pananjung terkait asal muasal lahirnya seni tari Ronggeng Gunung, namun akan terpatahkan oleh sejarah Dewi Samboja yang merupakan keturunan dari Kerajaan Galuh.

“Coba ungkap sejarahnya yang benar, Dewi Samboja itu asalnya dari mana? Dari catatan sejarah bahwa Dewi Samboja adalah anak Raja Galuh dan kemudian dia merantau ke daerah Pangandaran dan mendirikan Kerajaan Pananjung,”ujarnya, kepada HR, Senin (13/10/2014).

Terlepas dari perdebatan sejarah Ronggeng Gunung, Agus mengatakan, bahwa seni tari tersebut sudah tercatat di Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Jawa Barat sebagai budaya asli Kabupaten Ciamis.

“Bahkan, kami yang difasilitasi oleh BPNB kini tengah memproses legalisasi Rongeng Gunung ke Lembaga HAKI (Hak Karya Intelektual) dan Lembaga Internasional UNESCO untuk mendapatkan hak paten bahwa Ronggeng Gunung merupakan seni budaya asli Kabupaten Ciamis,” terangnya.

Menurut Agus, sebelum Rongeng Gunung tercatat sebagai seni tak benda asli Kabupaten Ciamis, pihak BPNB terlebih dahulu melakukan penelitian ke lokasi berkembangnya seni tersebut. Dan lokasi yang ditelilti oleh BNPB adalah Desa Ciulu, Kecamatan Banjasari, Kabupaten Ciamis.

“Dan tokoh Ronggeng Gunung-nya pun adalah Nyi Raspi yang berdomisili di Desa Ciulu, Kecamatan Banjasari, Kabupaten Ciamis. Karena, diakui atau tidak, bahwa orang yang mempopulerkan Ronggeng Gunung hingga bisa dikenal dan pentas di tingkat seni dan budaya internasional adalah Nyi Raspi,” ujar mantan Kabid Kebudayaan ini.

Dengan begitu, lanjut Agus, sulit untuk Pemkab Pangandaran mengambil Rongeng Gunung dari Kabupaten Ciamis. Selain alasan sejarah, lanjut dia, secara legalisasi pun sudah dimiliki oleh Pemkab Ciamis.

“Kalau belum tercatat di BNPB dan terdaftar di HAKI dan UNESCO, mungkin bisa saja Pemkab Pangandaran berusaha mengambil Ronggeng Gunung. Tetapi, kondisinya sekarang sudah terlanjur dimiliki oleh Pemkab Ciamis. Lantas, apakah bisa dengan serta merta mencabut begitu saja legalisasi Ronggeng Gunung yang sudah dimiliki oleh Pemkab Ciamis?,” tanya dia. (es/Bgj/Koran-HR)

Share this article :

Label

1990 (11) 1991 (2) 1992 (19) 1993 (35) 1994 (1) 1995 (27) 1996 (11) 1997 (35) 1998 (25) 1999 (28) 2000 (20) 2001 (20) 2002 (12) 2003 (12) 2004 (7) 2005 (20) 2006 (1) 2007 (36) 2008 (17) 2009 (33) 2010 (37) 2011 (46) 2012 (37) 2013 (8) 2014 (21) 2015 (10) 2016 (12) aam masduki (12) ade MK (2) adeng (12) Agenda (24) agus heryana (13) Ani Rostiati (8) arsitektur tradisional (2) Artikel (78) bahasa (6) banceuy (1) bandar lampung (2) Banten (13) Bartoven Vivit Nurdin (1) Berita (136) Bimbingan (7) Bogor (1) budaya (194) Buddhiracana (15) Bunga Rampai (1) ciamis (6) Cianjur (3) cimahi (1) cirebon (11) dialog (9) Dibyo Harsono (6) DKI Jakarta (4) download (3) ekonomi (11) Endang Nurhuda (4) endang supriatna (7) enden irma (10) euis thresnawaty (8) Festival Kesenian Tradisional (2) folklore (4) Galery (6) Garut (10) gembyung (1) geografi sejarah (9) gua sunyaragi (1) halwi dahlan (6) hermana (9) herry wiryono (12) heru erwantoro (12) iim imadudin (9) Indramayu (5) Info (9) irvan setiawan (5) iwan nurdaya (1) Iwan Roswandi (6) jawa barat (33) Jurnal Penelitian (186) Kabupaten Bandung (4) kampung (1) kampung kuta (1) kampung mahmud (2) kampung naga (1) Karawang (3) kekerabatan dan organisasi sosial (10) keraton kacerbonan (1) keraton kanoman (1) keraton kasepuhan (1) kesenian (18) komunitas adat (6) Kuningan (1) Lampung (5) Lampung Utara (1) lasmiyati (12) lawatan budaya (4) lawatan sejarah (3) lebak (7) lina herlinawati (11) lomba penulisan (1) Majalengka (5) mapag sri (1) mitos (1) moh ali fadhillah (1) mumuh (1) museum (1) nandang rusnandar (14) naskah kuno (6) nina merlina (7) pakaian (3) Patanjala (97) Pembekalan Teknis Penelitian (1) Pembekalan Teknis Perekaman (2) Penayangan Film dan Diskusi Kebudayaan (10) pengetahuan (4) pengobatan (4) pengrajin (3) perikanan (2) perilaku manusia (1) peristiwa sejarah (11) permainan (3) Perpustakaan (332) peta budaya jawa barat (1) Purwakarta (2) religi (11) Resensi Buku (1) ria andayani (13) ria intani (10) Risa Nopianti (1) rosyadi (9) sejarah (75) sektor informal (5) Seminar Hasil Penelitian (2) Seminar Sejarah (1) Seminat Hasil Penelitian (1) seni pertunjukan (5) Serang (2) subang (7) Sukabumi (5) sumedang (5) Suwardi Alamsyah P (14) Tangerang (1) Tasikmalaya (7) teknologi (4) Tinjauan Buku (2) Tjetjep Romana (8) tokoh sejarah (1) toto sucipto (12) tradisi lisan (6) upacara tradisional (8) Video (3) WBTB (1) Yanti Nisfiyanti (9) yudi putu satriadi (12) Yuzar Purnama (13)
 

BPNB Jawa Barat - Copyright  © 2012 All Rights Reserved | Design by OS Templates Converted and modified into Blogger Template by BTDesigner | Back to TOP