'ENTER TEXT HERE'
WILAYAH KERJA: PROVINSI JAWA BARAT, DKI JAKARTA, BANTEN, DAN LAMPUNG

114 Siswa Seluruh Indonesia Ikuti Jejak Tradisi Nasional 2015

Jakarta - Sebanyak 114 siswa dari seluruh Indonesia berkumpul di Surabaya, Jawa Timur untuk mengikuti kegiatan Jejak Tradisi Nasional (Jetranas) 2015.

Dari 114 peserta ini, 44 di antaranya adalah peserta terbaik yang telah mengikuti jejak tradisi daerah (Jetrada). Sedangkan 70 peserta lainnya adalah siswa siswi tingkat SMA/sederajat Kota Surabaya. Jetranas 2015 mengusung tema “Harmoni dalam Keragaman”.

Jetranas merupakan kegiatan pengenalan dan pemahaman keragaman budaya termasuk tradisi di Indonesia yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penyelenggaraan Jetranas ini bertujuan agar generasi muda dapat mengetahui, mengenali, serta memahami keragaman budaya tradisi yang ada di Indonesia, menumbuhkan rasa saling menghargai terhadap budaya yang berbeda sebagai langkah antisipasi pertentangan/konflik sosial yang marak akhir-akhir ini.

Pendidikan budaya dalam Jejak Tradisi Nasional diharapkan mampu memberi variasi segar dalam sistem pengajaran secara simulatif agar siswa tidak merasa jenuh dengan pengajaran secara tatap muka.

Dalam sambutan pembukaan, Direktur Jenderal Kebudayaan Kacung Marijan mengatakan, warisan budaya Indonesia yang telah ditetapkan semakin meningkat jumlahnya. Dukungan untuk meningkatkan usulan daftar warisanpun, kata dia, semakin besar.

“Saya yakin, semangat itu akan menjadi inspirasi. Jangan segan-segan untuk memiliki impian, saya mendapatkan semangat dari Bu Risma untuk mengusulkan lebih banyak warisan budaya. Semoga bermanfaat, adek-adek semangat, hidup budaya Indonesia!” katanya.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini juga mengatakan Indonesia mempunyai keragaman budaya dan bahasa yang bermacam-macam. Bukan perbedaan yang dicari, namun persamaannya.

“Mari kita bergandengan tangan dengan erat, agar menjadi kuat, agar tidak ada satu pun negara yang berhak menaklukkan kita. Kekuatan kita adalah keberagaman,” tuturnya.

Acara pembukaan Jetranas 2015 sarat dengan nuansa seni dan budaya. Beragam tarian disuguhkan kepada para peserta dan tamu undangan yang hadir. Mulai dari tarian kolaborasi tiga daerah (Padang, Bengkulu, dan Palembang), atraksi tari Ja’i dari Nusa Tenggara Timur, lagu dan pantun yang dibawakan oleh perwakilan BPNB Pontianak, dan atraksi Tari Jaipong dari perwakilan BPNB Bandung.

Rangkaian kegiatan Jetranas akan berlangsung selama empat hari. Setiap peserta akan masuk dalam kelompok yang akan mengumpulkan data tradisi melalui pengamatan dan wawacara terhadap para pelaku budaya (narasumber).

Data yang terkumpul akan disusun dalam bentuk laporan karya dan dipresentasikan serta dinilai oleh tim pembahas untuk menentukan tiga kelompok peserta terbaik. Materi yang ada dalam JETRANAS 2015 antara lain tatah wayang kulit, pedalangan, karawitan, ludruk, teknik pembuatan gamelan, bangunan tradisional, ludruk, tari remo, pakaian tari, pakaian pengantin tradisional, topeng Malang, batik dan reog.

Share this article :

Label

1990 (11) 1991 (2) 1992 (19) 1993 (35) 1994 (1) 1995 (27) 1996 (11) 1997 (35) 1998 (25) 1999 (28) 2000 (20) 2001 (20) 2002 (12) 2003 (12) 2004 (7) 2005 (20) 2006 (1) 2007 (36) 2008 (17) 2009 (33) 2010 (37) 2011 (46) 2012 (37) 2013 (8) 2014 (21) 2015 (10) 2016 (12) aam masduki (12) ade MK (2) adeng (12) Agenda (24) agus heryana (13) Ani Rostiati (8) arsitektur tradisional (2) Artikel (78) bahasa (6) banceuy (1) bandar lampung (2) Banten (13) Bartoven Vivit Nurdin (1) Berita (136) Bimbingan (7) Bogor (1) budaya (194) Buddhiracana (15) Bunga Rampai (1) ciamis (6) Cianjur (3) cimahi (1) cirebon (11) dialog (9) Dibyo Harsono (6) DKI Jakarta (4) download (3) ekonomi (11) Endang Nurhuda (4) endang supriatna (7) enden irma (10) euis thresnawaty (8) Festival Kesenian Tradisional (2) folklore (4) Galery (6) Garut (10) gembyung (1) geografi sejarah (9) gua sunyaragi (1) halwi dahlan (6) hermana (9) herry wiryono (12) heru erwantoro (12) iim imadudin (9) Indramayu (5) Info (9) irvan setiawan (5) iwan nurdaya (1) Iwan Roswandi (6) jawa barat (33) Jurnal Penelitian (186) Kabupaten Bandung (4) kampung (1) kampung kuta (1) kampung mahmud (2) kampung naga (1) Karawang (3) kekerabatan dan organisasi sosial (10) keraton kacerbonan (1) keraton kanoman (1) keraton kasepuhan (1) kesenian (18) komunitas adat (6) Kuningan (1) Lampung (5) Lampung Utara (1) lasmiyati (12) lawatan budaya (4) lawatan sejarah (3) lebak (7) lina herlinawati (11) lomba penulisan (1) Majalengka (5) mapag sri (1) mitos (1) moh ali fadhillah (1) mumuh (1) museum (1) nandang rusnandar (14) naskah kuno (6) nina merlina (7) pakaian (3) Patanjala (97) Pembekalan Teknis Penelitian (1) Pembekalan Teknis Perekaman (2) Penayangan Film dan Diskusi Kebudayaan (10) pengetahuan (4) pengobatan (4) pengrajin (3) perikanan (2) perilaku manusia (1) peristiwa sejarah (11) permainan (3) Perpustakaan (332) peta budaya jawa barat (1) Purwakarta (2) religi (11) Resensi Buku (1) ria andayani (13) ria intani (10) Risa Nopianti (1) rosyadi (9) sejarah (75) sektor informal (5) Seminar Hasil Penelitian (2) Seminar Sejarah (1) Seminat Hasil Penelitian (1) seni pertunjukan (5) Serang (2) subang (7) Sukabumi (5) sumedang (5) Suwardi Alamsyah P (14) Tangerang (1) Tasikmalaya (7) teknologi (4) Tinjauan Buku (2) Tjetjep Romana (8) tokoh sejarah (1) toto sucipto (12) tradisi lisan (6) upacara tradisional (8) Video (3) WBTB (1) Yanti Nisfiyanti (9) yudi putu satriadi (12) Yuzar Purnama (13)
 

BPNB Jawa Barat - Copyright  © 2012 All Rights Reserved | Design by OS Templates Converted and modified into Blogger Template by BTDesigner | Back to TOP