'ENTER TEXT HERE'
WILAYAH KERJA: PROVINSI JAWA BARAT, DKI JAKARTA, BANTEN, DAN LAMPUNG

Tenun dan Pakaian Tradisional Aceh

JudulTenun dan Pakaian Tradisional Aceh
Koleksi Museum Negeri Provinsi Daerah Istimewa Aceh
PengarangT.M. Yunan, Cut Yusniwati, Supardi, dan Cut Muriati
PenerbitProyek Pembinaan Permuseuman Daerah Istimewa Aceh, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
CetakanPertama,1997
Tebaliv + 76 halaman
Desain SampulLestari
Continue reading >>

Perkembangan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (1975-2000)

JudulPerkembangan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (1975-2000)
PengarangSeno
PenerbitBalai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Padang
CetakanPertama, 2011
Tebalviii + 100 halaman
Desain SampulLestari
Continue reading >>

Kain Tenun Koleksi Museum Negeri Sonobudoyo

JudulKain Tenun Koleksi Museum Negeri Sonobudoyo
PenyusunMartono, Sugiyono, dan Sri Isnaniadi
PenerbitProyek P3M DIY, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
CetakanPertama, 1998
Tebaliv + 26 halaman
Desain SampulLestari
Continue reading >>

Dari Ronggeng Gunung ke Ronggeng Kaler: Perubahan Nilai dan Fungsi

Oleh Risa Nopianti

Abstrak
Ronggeng gunung sebagai sebuah kesenian yang terlahir dari catatan penuturan sejarah yang panjang, merupakan kesenian khas yang menggambarkan kondisi dan identitas masyarakat di Kabupaten Ciamis, khususnya masyarakat yang berada di Desa Ciulu, Kecamatan Banjarsari. Terjadinya perubahan zaman yang mendorong terjadinya perubahan budaya masyarakat, khususnya perubahan pada cara pandang dan berpikir masyarakat mengenai konsep hidup kekinian, merupakan latar belakang lahirnya konsep penelitian ini. Ronggeng gunung sebagai produk budaya dirasakan masyarakat pendukungnya sudah tidak dapat merepresentasikan keinginan masyarakat terhadap kebutuhan mereka akan hiburan. Maka dari itu terciptalah kesenian ronggeng kaler, yang dianggap mampu memenuhi hasrat masyarakat akan sebuah konsep hiburan yang benar-benar menghibur. Sekalipun pada praktiknya kesenian ini sedikit berbeda dengan kesenian ronggeng gunung yang telah ada sebelumnya, namun masyarakat setempat tetap percaya bahwa kesenian ronggeng gunung merupakan cikal bakal dari lahirnya kesenian ronggeng kaler. Kemunculan ronggeng kaler yang diadaptasi dari ronggeng gunung ini memungkinkan terjadinya perubahan fungsi dan nilai yang ada pada kesenian tersebut. Dari sakral ke profan, dari ritual ke hiburan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penulisan deskriptif analitik.

Kata kunci: ronggeng gunung, ronggeng kaler, perubahan sosial, nilai, fungsi.

Diterbitkan dalam Patanjala Vol. 6, No 1, Maret 2014: 81-92
Continue reading >>

Dampak Kapitalisme Perkebunan terhadap Perubahan Kebudayaan Masyarakat di Kawasan Subang 1920-1930

Oleh Iim Imadudin

Abstrak
Sektor perkebunan memiliki peran yang besar dalam dinamika masyarakat Indonesia sejak masa kolonial hingga sekarang. Dengan kata lain, sejarah Indonesia tidak dapat dipisahkan dari sektor perkebunan. Keterkaitan itu yang mencuatkan pandangan bahwa sejarah kolonialisme Barat di Nusantara tidak lain adalah sejarah perkebunan. Hal tersebut tergambarkan dalam kenyataan, bahwa selama lebih dari satu abad, perkebunan menjadi aspek terpenting pada masa penjajahan. Berbagai realitas ekonomi dan sosial masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia tumbuh sebagai konsekuensi logis kehadiran perkebunan. Berkembangnya industri perkebunan mengubah segi-segi kehidupan masyarakat secara mendasar dengan masuknya faktor produksi, seperti tanah, tenaga kerja, dan modal. Di kawasan Subang, sejak awal abad ke-19, berdiri tanah partikelir Pamanukan dan Ciasem yang kemudian mengembangkan berbagai perkebunan besar yang berorientasi ekspor. Sejumlah perkebunan mengalami perkembangan yang pesat di bawah kepemimpinan Hofland di pertengahan abad ke-19 sampai paruh pertama abad ke-20. Penelitian yang mempergunakan metode sejarah ini bertujuan menjelaskan keberadaan industri perkebunan dalam konteks perubahan kebudayaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat setempat yang hidup dalam tradisi agraris tradisional harus beradaptasi dengan ekonomi perkebunan. Selain itu, para pendatang yang berasal dari berbagai daerah juga memberi corak yang khas dalam perubahan budaya masyarakat. Budaya masyarakat yang terikat dengan ekonomi subsistensi berubah menjadi ekonomi uang sehingga terjadi perubahan kebudayaan.

Kata kunci: kapitalisme perkebunan, perubahan kebudayaan, Subang.

Diterbitkan dalam Patanjala Vol. 6, No 1, Maret 2014: 65-80
Continue reading >>

Label

1990 (11) 1991 (1) 1992 (19) 1993 (32) 1994 (1) 1995 (26) 1996 (11) 1997 (33) 1998 (24) 1999 (26) 2000 (20) 2001 (20) 2002 (12) 2003 (12) 2004 (7) 2005 (19) 2006 (1) 2007 (36) 2008 (13) 2009 (31) 2010 (28) 2011 (46) 2012 (35) 2013 (7) 2014 (16) 2015 (5) aam masduki (12) ade MK (2) adeng (11) Agenda (24) agus heryana (13) Ani Rostiati (7) arsitektur tradisional (2) Artikel (73) bahasa (6) banceuy (1) bandar lampung (2) Banten (9) Bartoven Vivit Nurdin (1) Berita (84) Bimbingan (7) Bogor (1) budaya (188) Buddhiracana (13) Bunga Rampai (1) ciamis (5) Cianjur (3) cimahi (1) cirebon (11) dialog (9) Dibyo Harsono (6) DKI Jakarta (4) download (3) ekonomi (11) Endang Nurhuda (4) endang supriatna (7) enden irma (9) euis thresnawaty (8) Festival Kesenian Tradisional (2) folklore (4) Galery (5) Garut (8) gembyung (1) geografi sejarah (9) gua sunyaragi (1) halwi dahlan (6) hermana (9) herry wiryono (10) heru erwantoro (12) iim imadudin (8) Indramayu (4) Info (9) irvan setiawan (5) iwan nurdaya (1) Iwan Roswandi (6) jawa barat (28) Jurnal Penelitian (186) Kabupaten Bandung (4) kampung (1) kampung kuta (1) kampung mahmud (2) kampung naga (1) Karawang (2) kekerabatan dan organisasi sosial (10) keraton kacerbonan (1) keraton kanoman (1) keraton kasepuhan (1) kesenian (18) komunitas adat (6) Kuningan (1) Lampung (4) Lampung Utara (1) lasmiyati (12) lawatan budaya (4) lawatan sejarah (3) lebak (7) lina herlinawati (11) lomba penulisan (1) Majalengka (5) mapag sri (1) mitos (1) moh ali fadhillah (1) mumuh (1) museum (1) nandang rusnandar (14) naskah kuno (6) nina merlina (7) pakaian (3) Patanjala (86) Pembekalan Teknis Perekaman (1) Penayangan Film dan Diskusi Kebudayaan (9) pengetahuan (4) pengobatan (4) pengrajin (3) perikanan (2) perilaku manusia (1) peristiwa sejarah (11) permainan (3) Perpustakaan (306) peta budaya jawa barat (1) Purwakarta (2) religi (11) Resensi Buku (1) ria andayani (13) ria intani (9) Risa Nopianti (1) rosyadi (8) sejarah (70) sektor informal (5) Seminar Hasil Penelitian (2) Seminar Sejarah (1) Seminat Hasil Penelitian (1) seni pertunjukan (5) Serang (1) subang (7) Sukabumi (5) sumedang (5) Suwardi Alamsyah P (14) Tasikmalaya (7) teknologi (4) Tinjauan Buku (2) Tjetjep Romana (8) tokoh sejarah (1) toto sucipto (12) tradisi lisan (6) upacara tradisional (8) WBTB (1) Yanti Nisfiyanti (8) yudi putu satriadi (12) Yuzar Purnama (13)
 

BPNB Bandung - Copyright  © 2012 All Rights Reserved | Design by OS Templates Converted and modified into Blogger Template by BTDesigner | Back to TOP